Terdapat 37 Tamu online   ||   lulluare...! Sekarang hari :

 


Selamat datang di Website Kampung Mandar Sulbar Indonesia.      Diberitahukan bahwa telah dibentuk komunitas baru kami, Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar. Bagi yang ingin berbagi tulisan ataupun lainnya, silahkan gabung bersama kami atau hubungi kontak admin pada bagian bawah web ini.
Lokasi Anda : Home Artikel Sekilas Lagu Sayang-Sayang Khas Mandar

Tampil : 10437 kali.

Sekilas Lagu Sayang-Sayang Khas Mandar

Sayang Sayang Mandar
Adalah lagu asli daerah Mandar yang mempunyai ciri khas dan keunikannya sendiri.
Liriknya sama dengan aturan kalindaqdaq, yaitu :
Terdiri dari 4 bait atau kalimat dan setiap bait mempunyai aturan jumlah suku kata :
- bait pertama 8 suku kata
- bait kedua 7 suku kata
- bait ketiga 5 suku kata
- bait keempat 7 suku kata

Bedanya pada saat lagu Sayang-Sayang dinyanyikan, awal bait ketiganya ditambah kata SAYANG, kadang-kadang juga pada akhir bait pertama untuk pria menambah kata Andi' (Adinda) dan untuk wanita memakai kata Kaka' (Kakanda).

Lagu Sayang-sayang dinyanyikan oleh pria dan wanita saling menjawab layaknya pantun, dimana liriknya adalah kata-kata untuk memikat hati pasangannya. Makanya selalu diikuti kata SAYANG, ungkapan rasa sayang kepada pasangannya.

Pertunjukan Sayang-Sayang saat ini sudah jarang dijumpai, biasanya diadakan bila ada Acara Pernikahan, yaitu pada Keesokan Malam Hari setelah acara pernikahan tersebut.

Pada pertunjukan Sayang-Sayang Mandar kadang-kadang ada liriknya yang lucu, membuat penonton jadi tertawa dan juga merasa terhibur. Ya itulah kata-kata pujangga asli Mandar, dijadikan pelajaran bagi pemuda-pemudi (dibilang orang Mandar Tobaler). 

Contoh lirik dari lagu Sayang-Sayang Mandar seperti ini :

Pria :
I' omo urucinnau andi
Natipo pa'maiu
Sayange saema monge
I'da mappatandangan

Wanita :
Saetoma tu' iau kaka
Tulu makkapakapang
Sayange, diuwitanna
Gau kedzo kedzomu

Pria :
Ubureango sarau andi
Usallar rapang penja
Sayange, sawa melo'u
Muanna di atemu

Wanita :
Pattua namappannassa kaka
Dimelo di i'dau
Sayange, Dapa diwoe
Nanasoria panra


Terjemahan :
Pria :
Engkaulah cinta pertamaku Adinda
pada pandangan pertama
Sayang, sudah lama rasaku
Tapi tak ku tampakkan

Wanita :
Saya pun sudah lama juga Kakanda
Selalu berandai-andai
Sayang, di saat kulihat
Sikap perilakumu

Pria :
Saya sampaikan rasaku Adinda
Ku ungkap semua
Sayang, bahwa pintaku
Simpan aku di hatimu

Wanita :
Pintaku perjelaslah Kakanda
Untuk menerima atau tidak
Sayang, jangan sampai akhirnya nanti
Saya jadi sakit hati
 

Chat Box


Bagi yang ingin berbagi tulisan atau lainnya mengenai Budaya Mandar, silahkan gabung bersama kami di Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar http://kpbwm.or.id/
Kampung Mandar Website Indonesia || Youtube|| Feeds|| Copyright © 2010-2013