Terdapat 49 Tamu online   ||   lulluare...! Sekarang hari :

 


Selamat datang di Website Kampung Mandar Sulbar Indonesia.      Diberitahukan bahwa telah dibentuk komunitas baru kami, Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar. Bagi yang ingin berbagi tulisan ataupun lainnya, silahkan gabung bersama kami atau hubungi kontak admin pada bagian bawah web ini.
Lokasi Anda : Home Sejarah Allamungan Batu Ri Luyo

Tampil : 7407 kali.

Allamungan Batu Ri Luyo


Allamungan Batu Ri Luyo

Di sebuah daerah Kabupaten Polewali Mandar tepatnya di Desa Luyo Kecamatan Luyo, pada sekitar abad ke-18 Masehi, dilaksanakan sebuah pertemuan resmi antara semua kerajaan yang ada di Pitu Ulunna Salu (PUS) dan Pitu Baqbana Binanga (PBB). Pertemuan ini merupakan pertemuan terakhir antar kerajaan-kerajaan di Mandar sampai masuknya Belanda (1904 M) ke tanah Mandar, dengan tujuan utamanya untuk mempertegas kembali hasil kesepakatan yang diambil sebelumnya antara PUS dan PBB.

Tapi yang paling penting dalam sejarah Mandar dari pertemuan ini adalah lahirnya kesepakatan untuk mempertegas konsekuensi persatuan Pitu Ulunna Salu dan Pitu Babana Binanga dalam satu kesatuan budaya dan suku dengan sebutan Mandar (Passemandarang)

Adapun isi Kesepakatan Allamungan Batu Ri Luyo ini, yaitu :

Taqlemi manurunna peneneang upassambolu-bulo anaq appona di Pitu Ulunna Salu Pitu Baqbana Binanga, nasaqbiq dewata diaya dewata dikanang dewata dikiri dewata diolo dewata diwoeq, menjarimi Passemandarang.

Tannisapaq tanni atoning, maq-allonang mesa melatte samballa, siluang sambu-sambu sirondong langiq-langiq, tassi pande peoqdong, tassi padzundu pelango, tassi pelei dipanra tassi aluppei diapiangang.

Sipatuppu di adaq sipalete dirapang, Adaq Tuho di Pitu Ulunna Salu, Adaq Mate dimuane Adaqna Pitu Baqbana Binanga.

Saputangang di Pitu Ulunna Salu, simbolong di Pitu Baqbana Binanga.

Pitu Ulunna Salu memata disawa, Pitu Baqbana Binanga memata dimangiwang.

Sisaraq pai mata malotong anna mata mapute anna sisara Pitu Ulunna Salu Pitu Babana Binanga.

Moaq diang tomangipi mangidzang membattangang tommuane namappasisara Pitu Ulunna Salu Pitu Babana Binanga, sirumungngi anna musesseq-i, pasungi anaqna anna mumanusangi di uwai tamembaliq.

Artrinya :

Jelaslah garis keturunan menyatukan anak cucu di Pitu Ulunna Salu Pitu Babana Binanga, disaksikan penguasa di langit, pengusa di bumi, penguasa di utara, penguasa di selatan,  penguasa di timur,  penguasa di barat, jadilah Mandar bersatu.

Tak berjarak tak berbatas, sebantal bersama dalam selembar tikar, saling memakaikan kain, menggelar tudung bersama, bersaji nasi lunak, tanpa ada minuman pahit, susah senang dipikul bersama.

Menjunjung tinggi adat, memegang teguh petitih,
prinsip hidup bersama (hukum hidup) di Pitu Ulunna Salu,
prinsip mati mulia (hukum mati) di Pitu Baqbana Binanga (Balanipa).

Ikat Kepala (destar) di Pitu Ulunna Salu, sanggul rambut di Pitu Baqbana Binanga.

Bagai ular piton menjaga sarannya itulah Pitu Ulunna Salu, bagai hiu yang mengitari lautan itulah Pitu Baqbana Binanga.

Bagai biji mata, hitam dan putihnya yang tak akan berpisah seperti itulah Pitu Ulunna Salu Pitu Baqbana Binanga.

Bila ada seorang (perempuan) bermimpi mengandung bayi laki-laki yang akan memisahkan Pitu Ulunna Salu dengan Pitu Baqbana Binanga, segera belah perutnya dan keluarkan bayi yang dikandungnya lalu hanyutkan di air tak kembali.

Dari hasil kesepakatan inilah kata Mandar yang sebelumnya tenggelam tergantikan nama Pitu Ulunna Salu ataupun Pitu Babana Binanga kembali dikenal bahkan menjadi kata yang dipakai untuk seluruh wilayah dari PUS-PBB yang merupakan Propinsi Sulawesi Barat saat ini.


Berikut trailer sebuah film Dokumenter tentang Allamungan Batu Ri Luyo.


URL Video = Youtu.be/xMfs-mIWzL0

Download Video via SaveFrom.net
2batu bukan1 "allamungan batu di Luyo" Trailer

Apabila anda ingin mendownload video ini, gunakan aplikasi Internet Download Manager versi 6 atau diatasnya.
Download Internet_Download_Manager.zip

 

Comments 

 
-2 #1 anggi sagita 2012-05-09 15:14
sebenarnya potensi di tanah mandar sangat banyak cuman qt kurang untuk menggalinya!!!
ayooo...! qt buktikan kalau mandar juga bisa!
Quote
 
 
#2 Rien Herdiana 2012-11-20 12:26
makasih atas postingannya ka'...
ini bermanfaat bangetz untuk tugas kuliahKU....
aq copy yach...
makasih sebelumnya :)
Quote
 
 
#3 sri 2013-04-14 12:57
mantap banget....
Quote
 
 
#4 wawan 2013-07-19 04:01
bagaimana sejarah Pangnge di Karama dan lain dalam perjuangan di Tanah Mandar
Quote
 
 
#5 rahmat mandar 2015-01-10 15:18
inilah sala satu sejarah yang mandar, yang harus kita lestarikan sebgai saksi bahwa mandar memiliki begitu banyak tempat tempat yang bersejarah.
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :

Chat Box


Bagi yang ingin berbagi tulisan atau lainnya mengenai Budaya Mandar, silahkan gabung bersama kami di Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar http://kpbwm.or.id/
Kampung Mandar Website Indonesia || Youtube|| Feeds|| Copyright © 2010-2013