Terdapat 40 Tamu online   ||   lulluare...! Sekarang hari :

 


Selamat datang di Website Kampung Mandar Sulbar Indonesia.      Diberitahukan bahwa telah dibentuk komunitas baru kami, Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar. Bagi yang ingin berbagi tulisan ataupun lainnya, silahkan gabung bersama kami atau hubungi kontak admin pada bagian bawah web ini.
Lokasi Anda : Home Sejarah Kesepakatan Pertama yang terjadi antara PUS - PBB

Tampil : 2282 kali.

Kesepakatan Pertama yang terjadi antara PUS - PBB

Kesepakatan Pertama antara Pitu Ulunna Salu dan Pitu Babana Binanga tercipta dari Pertemuan di Rante Bulahang sekitar abad XVII masehi.

Sebenarnya pertemuan yang merupakan awal kesepakatan Pitu Ulunna Salu dan Pitu Baqbana Binanga ini tidak dilatari untuk membahas kerjasama, dan tidak mewakili secara resmi Kerajaan-kerajaan di Pitu Ulunna Salu, begitu juga tidak mewakili secara resmi Kerajaan-kerajaan di Pitu Babana Binanga, karena hanya melibatkan dua kerajaan yaitu Kerajaan Balanipa dan Kerajaan Rante Bulahang.

Tapi dengan sendirinya Kesepakatan Rante Bulahang dikenal sebagai kesepakatan pertama yang terjadi antara Pitu Ulunna Salu dengan Pitu Baqbana Binanga.

Pertemuan ini sebenarnya terjadi karena Raja Balanipa pergi ke Rante Bulahang mencari pelarian perang orang-orang Passokorang yang banyak meminta perlindungan di daerah Matangnga wilayah Rante Bulahang. Dimana Tujuh Kerajaan di Pitu Ulunna Salu dengan pertimbangan kemanusiaan sepakat agar orang-orang Passokorang yang tiba di Rante Bulahang tersebut dibiarkan hidup dan tinggal di Rante Bulahang dalam status terbatas.

Raja Rante Bulahang menyampaikan hasil kesepakatan Pitu Ulunna Salu tersebut kepada Raja Balanipa yang tiba, dan akhirnya Raja Balanipa memenuhi permintaan tersebut dan orang-orang Passokorang dianggap sebagai rakyat pemberian kerajaan Balanipa kepada Rante Bulahang secara khusus dan kepada persekutuan Pitu Ulunna Salu secara umum.

Adapun prosesi Pertemuan di Rante Bulahang ini tertuang dalam Aksara Lontar Mandar yang berbunyi sebagai berikut :

Fashlun. Pannassai iyamo die pura loa di Rante Bulawane, dilalanna lembang di Matangnga, nasiturui lita di Balanipa.

Naua Balanipa ; e,, Rante Bulawang, madzondong duambongi anna tassi peppoandoang tassi bokorang tapada sule di tondoqta. Mesa tappa kira-kira mesa tappa welai, io tatti aluppe, iau tammalilu. Anna iya topa mua diang tosisala timu, tosisala bi'ung, tosisala pae', tosisala batta uwase di Ulunna Salu, di parittiqna uwai lambiq di sambanambena litaq di Balanipa. Disaliwanna topa naminna-minna toa dilalanna lita' di Passemandarang, dai' situndang matadzang, dai' soroyong masande. Sipatuppui' di ada sipaletei di rapang. Padza melletei di petawung tapalandang, padza mannunnung di sasi tapagitti', sipurrus pekkali susuang, sipamalambuang tangalalang. Latta uwakeq natedzoang, rappaq batu-batu tainda'i, angga sorena diapiang anna tapajai. Apaq maliluiq sipakainga, mara'ba sipatokkong, labeang sipatoppa', ingganna Ulunna Salu, di parrittiqna uwai, sallengoang sambeluang.

Nauamo lita di Rante Bulawang ; rannuna rannu'u makkerannu laeng duapa' diolona lita di Balanipa upaoroang todziolo' nau pappasanang diana dimundi, upoattang di langi' kadanna sappura loau lita' di Balanipa nau appalakang, upatumballeang paleq lima di dewata diwao dewata dilalalang banua, dewata di saliwanna tondo', nana peirrangngi tala bingai, tala butai diolona lita Balanipa, Tautambai anna sule, ta'upatorro anna torro. Tala upangande tala upengeru'i dilalanna lembang di Matangnga loana lita di Balanipa. Apa iya sia Rante Bulawang, pendua pettallung siari narannuang Pitu Ulunna Salu, Parrittiqna Uwai, Nauanna tomi litaq litaq di Mamasa Parrondong Bulawani, Sunda'da' mani'na lita di Balanipa. Iya topa mua muluanganda panggaraga lenda', musoeanganda pambuso' tojaba mettama di Matangnga, namu lombommi balimbing, namu sappiqmi roppo uwemu Balanipa. Tau di lembang Matangnga tau muane tau di Ulunna Salu, di paritti'na uwai tau di Rante Bulawang. Pabaro titanduqmi paborongang bulala'mi namattendemmo kutang nisora-sora. Doke dobandangani Balanipa. Nadzi lesse'mo batu kurangang di Ulunna Salu di Babana Madatte nadzi lalimmo kayu di Lego nadzi pallalangi bukunna nene, mua' namu pelei dipura kadanna Balanipa, lambiq di Pitu Babana Binanga.

Terjemahan :

Fasal. Inilah yang menjelaskan perjanjian Rante Bulawang di daerah Matangnga dengan Balanipa.

Berkata Balanipa ; hai rante bulawang. bila suatu saat kita semua sudah kembali ke wilayah masing-masing, satu tidak iri satu tidak memandang rendah, engkau tidak lupa dan aku tidak ingkar. Jika ada yang berselisih kata berbeda sikap, di pitu ulunna salu, di tiparittina uwai sampau pada daerah tetangga Balanipa atau di luarnya dimana saka di wilayah Mandar, jangan kita saling mengingatkan dengan benda tajam, jangan pula dengan benda runcing. Kita semua tunduk pada hukum, saling berjalan pada aturan. kita saling melangkah di atas pematang yang kita rentangkan, saling menuntun tali pelurus yang kita bentang, saling kunjung mengunjungi, saling melapangkan jalan. Sama-sama putus akar ditendang, pecah batu diinjak, sampai kita semua tiba berlabuh pada kebaikan baru kita berhenti. Kita khilaf saling mengingatkan, kita jatuh saling mengangkat, berkata saling mempercayai seluruh Pitu Ulunna Salu, Tiparittina Uwai, seluruh wilayah Lenggoq seluruh daerah Beluang.

Berkata Rantebulawang ; dengan segala senang hati saya menyambut ucapan Balanipa. Saya hadirkan orang-orang tua, akan kuamanahkan pada anak cucu, kupersaksikan ke langit semua ucapan Balanipa. Saya mohonkan dengan menadahkan tangan kepada dewata di atas dewata di bawah, dewata di dalam, dewata di luar. Dia pasti mendengar karena dia tidak tuli, dia pasti melihat karena di tidak buta. Saya akan tempatkan juga Mamasa sebagai pendamping terbaik, patriot setia bagi Balanipa. Besok lusa air laut meluap karena pasang, akan bergeraklah pendamping terbaik. Dan juga jika engkau memberikan janji serta jerat jawa masuk di wilayah Matangnga, berarti engkau lubangi belimbing (dinding dari akar kayu), musnah pula hutan rotan Balanipa. Rakyat di daerah Matangngat, di Pitu Ulunna Salu, di Tiparittina Uwai adalah manusi perkasa, manusia pemberani di rante bulahang. Akan berantakanlah semua janji, musnahlah kesepakatan, yang tersisa di tangan hanyalah kutang bercorak, tibalah pada gagang tombak Balanipa. Akan ditebarlah batu karang sampai ke Pitu Ulunna Salu, di Muara Madatte, akan diangkut kayu Lego untuk mengangkut tulang belulang nenek moyang, jika Balanipa mengingkari janji sampai pada Pitu Babana Binanga.


Referensi : Buku ASSITALLIANG MANDAR (2009), oleh Drs. ABD. MUIS MANDRA

 

Comments 

 
#1 2011-11-15 04:22
Mantap ini... ternyata Mamasa masuk dalam wilayah Mandar dan ini tertulis dalam sejarah. Kalau semua kita semua tau tentang hal ini, seharusnya tdk perlu ada pengkotak-kotakan atau gap antar kelompok, dimana Mamasa selama ini selalu menjadi kambing hitam & dibedakan oleh oknum2 kelompok laiin yg mengatakan Mamasa tdk termasuk dlm ikatan Mandar dlm Prjanjian PUS-PBB
Quote
 
 
#2 2011-11-16 00:20
Kan kemarin dah bilang wilayah Mandar itu di masa kerajaan (masa lampau) luasx sampe berbatas di Poso dan Lalombi (Sulawesi Tengah).
Quote
 
 
#3 2011-11-16 22:05
Saya sudah tau yg dibilang luasx sampe berbatas di Poso dan Lalombi (Sulawesi Tengah). Yg menjadi poin sy sebenarx adalah oknum2 dari anak Sulbar sendiri yang membeda-bedakan kami org Mamasa dalam komunitas, itu, biasax dr wil PUS yg sebenarx dlm sejarah masih satu kesatuan adat dgn kami
Quote
 
 
+1 #4 2011-11-18 00:41
Mmmm.. Gitu yh?
Neehh di aksara lontar Mandar dari Kerajaan Sendana, klo pihak Rantebulahan menyebutkan Mamasa yg seakan-akan Mamasa memang bagian yg tidak terpisahkan dari Ulunna Salu.
Quote
 
 
#5 Elly antoni 2013-01-20 18:09
tapi pertanyaan saya kenapa beda bahasa yg dikenal sebagai bahasa Mandar dibagian pesisir dengan bahasa2 yg ada di daerah Pitu Ulunna Salu.. jangan2 Mandar itu bukan hanya sekedar sebuah suku melainkan lebih dari itu... karna orang Bugis saja menyatakan diri sebagai negara Bugis (pra-Indonesia), berarti Mandar lebih bisa donk dikatakan sebagai satu Negara (pra-Indonesia) karna beragam bahasa yg ada didalamnya yg tentunya sama2 disebut bahasa Mandar.... wahhh,, Mandar memang sangat kaya bahasa...
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :

Chat Box


Bagi yang ingin berbagi tulisan atau lainnya mengenai Budaya Mandar, silahkan gabung bersama kami di Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar http://kpbwm.or.id/
Kampung Mandar Website Indonesia || Youtube|| Feeds|| Copyright © 2010-2013