Terdapat 33 Tamu online   ||   lulluare...! Sekarang hari :

 


Selamat datang di Website Kampung Mandar Sulbar Indonesia.      Diberitahukan bahwa telah dibentuk komunitas baru kami, Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar. Bagi yang ingin berbagi tulisan ataupun lainnya, silahkan gabung bersama kami atau hubungi kontak admin pada bagian bawah web ini.
Lokasi Anda : Home Sejarah Kondosapata Zaman Pemerintahan Adat

Tampil : 3475 kali.

Kondosapata Zaman Pemerintahan Adat

ARTIKEL INI DIKOPI DARI BLOG ASLINYA http://mamasa-online.blogspot.com/
DIPERSEMBAHKAN KEMBALI UNTUK PENGUNJUNG WEBSITE PUTRA MANDAR SULAWESI BARAT
AGAR KEPADA GENERASI-GENERASI MUDA MANDAR DAPAT MEMAHAMI KESATUAN SEJARAH BUDAYA MANDAR SULAWESI BARAT KITA SECARA KESELURUHAN YANG TIDAK LEPAS DARI
PITU BA'BANA BINANGA (PBB), PITU ULUNNA SALU (PUS), DAN KARUA BABANA MINANGA (KBM).



JAUH sebelum kolonial Belanda masuk wilayah Pitu Ulunna Salu (Kondosapata), komunitas masyarakat di wilayah ini sdh mengenal pemerintahan adat. Mereka tunduk kepada pemangku adat dan sangat menghormati aturan yg mereka buat. Walau diperkirakan belum ada alat komunikasi waktu itu, tapi organisasi yg mereka buat, serta fungsi masing-masing tugas yg disepakati berjalan dan penuh tanggungjawab. Itu dapat dilihat dari pembagian kekuasaan, wilayah dan tugas fungsi masing-masing. Kita sedikit tertolong dengan sejumlah sumber maupun buku yg ditulis senior kita Drs. Arianus Mandadung.

SEJARAH Lahirnya KONDOSAPATA - Bagian 3: ZAMAN PEMERINTAHAN ADAT

SEBELUM wilayah Pitu Ulunna Salu Karua Ba'bana Minanga dikuasai Kolonial Belanda tahun 1907, konon kabaranya tatanan kehidupan di wilayah ini sangat bersahaja, berwibawah dan rakyatnya makmur. Semua ini kita dapat ketahui dari cerita (fiksi) yg disampaikan orang tua melalui simbol-simbol, istilah, lagu, mauapun sejarah yg telah tertuang dalam bentuk narasi (buku).

Hanya saja saya tdk tahu sejak kapan wilayah pemerintahan adat PITU ULUNNA SALU KARUA BABA'NA MINANGA ini terbentuk, tapi diperkirakan sdh ratusan tahun. Tdk satupun referensi atau fiksi orang tua yg menyebutkan tahun berapa pemerintahan adat kondosapata berawal. Yang ada dalam cerita bahwa wilayah ini dirintis oleh seorang tokoh bernama PONKAPADANG. Selain itu dalam sejarah yg kita bisa dengar dan kita sadur, asal usul, keturunan dan anak cucu Pongkapadang juga tercatat dalam sejarah. Bahkan jauh sebelum Pongkapadang, juga silsilahnya tercatat dalam sejarah. Tapi tdk jelas Tahun berapa Pongkapadang merintis bumi Kondospata saat memasuki wilayah ini, membawa dua orang anaknya (POLOPADANG & TAMALILLIN) membawa gamelan (Padaling) sebagai simbol dia seorang bangsawan) anjing buruan.

PONGKAPADANG mengembara sampai di pesisir pantai Ulu Manda', Mamuju yg kemudian menjadi wilayah kekuasaanya. Juga diceritakan ia menemukan seorang wanita asal bugis Makassar yg ia beri nama TORI JE'NE' (Artinya diambil dari air) Bahasa Makassar TORI (dari) JE'NE' (Air) Dari air. Selanjutnya Torije'ne' dibawah ke Tabulahan dan dijadikan istri. Dari hasil perkawinannya dgn Torije'ne', juga diceritakan Pongkapadang dikaruniai tujuh anak dan 11 cucu. Dalam bahasa asli Kondospata, (DADI TAU PITU, TAU SAPULO MESA).

Ketujuh anak dan 11 cucu Pongkapadang inilah yg konon kabaranya membagi tempat dalam wilayah Pitu Ulunna Salu Karua Ba'bana Minanga, berkembang dan beranak pinak bahkan membentuk komunitas sendiri-sendiri, tapi tetap dalam satu kesepakatan yg adil karena mereka berasal dari satu keluarga yakni turunan Pongkapadang.

 


Rangkaian tulisan "Sejarah Lahirnya Kondosapata" adalah karya Octovianus Danunan, seorang jurnalis asal Mamasa yang kini menetap di Timika, Papua. Beliau bergabung dengan Grup Jawa Pos, ditugaskan di kota Timika memimpin salah satu perusahaan penerbitan Grup Jawa Pos bernama PT Timika Media Utama, jabatan Direktur, sekaligus Pemimpin Redaksi Radar Timika, salah satu terbitan PT Timika Media Utama. "Setelah pensiuan sebagai jurnalis, saya ingin menjadi penulis buku," katanya.

Arsip Artikel : http://mamasa-online.blogspot.com/2010_05_01_archive.html

 

Comments 

 
#1 athos 2017-01-28 21:29
salam shalawat
Quote
 
 
#2 Jasper 2017-06-21 06:33
Hello my friend! I want to say that this post is awesome, nice written and come with approximately all
significant infos. I would like to peer extra posts like this.



Here is my web blog; foot pain identifier: dustycloset2619.jimdo.com/.../...
Quote
 
 
#3 Leilani 2017-09-23 15:55
Admiring the time and energy you put into your blog and detailed information Can stretching
help you grow taller?: clusinimlo.mihanblog.com/.../... offer. It's nice to come across
a blog every once in a while that isn't the same outdated
rehashed information. Great read! I've bookmarked your site and I'm adding your RSS feeds to my Google account.
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :

Chat Box


Bagi yang ingin berbagi tulisan atau lainnya mengenai Budaya Mandar, silahkan gabung bersama kami di Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar http://kpbwm.or.id/
Kampung Mandar Website Indonesia || Youtube|| Feeds|| Copyright © 2010-2013